Selasa, 18 Desember 2012

Pencapaian, Target 2013 dan Mimpi itu



Tadi pas diatas Bis Kopaja, tiba-tiba aku kepikiran tentang mimpi gue selama di Jakarta. Sekarang udah setahun lebih berada disini, Udah sampai ditahap mana untuk meraih mimpi itu. Gue sih merasa masih di jalur yang benar untuk meraih mimpi itu tapi dibalik itupun gue sadar bahwa mimpi itu masih sangat panjang terbentang didepan sana. Di akhir tahun 2012 ini, ada beberapa harapan yang terwujud, mulai dari diangkat sebagai pegawai tetap dikantor, mengikuti PKPA Peradi, mengikuti beberapa pelatihan, mengoleksi buku–buku Pramoedya  dan membeli kendaraan yang membantu lebih mobile disini. Tapi dua yang belum terwujud di 2012 ini, yang rencananya akan gue laksanain di Tahun 2013 mendatang. Pertama mau lulus ujian Advokat Peradi yang tertunda akibat pelaksanaan ujiannya memang ditunda sampai Maret nanti, kedua menambah wawasan Bahasa Inggris yang tertunda akibat selama periode dua bulan kemarin gue banyak mainnya. Maklum kena sindrom kendaraan baru, maunya nongkrong melulu, tapi kemarin daftar Kursus di LBI UI Salemba dan udah dilunasin full jadi pasti akan realisasi (amien).
Singgung sedikit cerita tentang pendaftaran Kursus gue kemarin. Disana  gue dengan pedenya mendaftar kelas English Conversation itu atas saran temen yang bahasa inggrisnya udah kelas tingkat dewa. Setelah tes tertulis kemudian mengikuti interview intuk penentuan kelas. Ternyata setelah diskusi sekitar sepuluh menit akhirnya disaranin ambil kelas General English (Basic), parahnya lagi kelas GE itu tingkatannya satu sampe sepuluh dan gue ditempatin di kelas GE satu. Baru sadar, bahasa inggris gue jeblok banget yah, untung pas interview gue ngakunya Cuma lulusan SMA dan kerjaannya sebagai Office Boy. gue ngga bisa bayangkan betapa tercorenngnya nama Almamater tercinta kalo sampai gue sebut kalo lulusan disana. Tapi itu semua adalah semangat gue untuk berhasil disini, walaupun mungkin telat untuk kursus  tapi gue jalanin semua. Gue harus berubah sesuai tuntutan Zaman dan ngga mau tenggelam dengan perubahan itu.
Gue berada di Jakarta, disini tempat dimana semua orang mengejar mimpinya. Ada pepatah hidup di Ibukota lebih keras ketimbang ibu tiri, tapi pepatah itu tak berlaku jika kamu punya Skill. ASAH SKILLMU DAN RAIH MIMPIMU

Tidak ada komentar:

Posting Komentar